🌐 Bahasa Indonesia
繁體中文EnglishBahasa IndonesiaTiếng Việtไทย日本語한국어
Formulir konsultasi online
Beranda / Panduan prosedur / Perkara anak

Anak terlibat perkara pidana, apa yang harus dilakukan? Prosedur perkara anak dan peran orang tua

Siapa yang disebut anak menurut Undang-Undang Penanganan Perkara Anak (少年事件處理法), bagaimana prosedurnya berjalan, dan apa yang bisa dilakukan orang tua selama pemeriksaan dan sidang.

Dasar hukum diperiksa 24 September 2026

Pokok penting

Menurut Undang-Undang Penanganan Perkara Anak, anak (少年) adalah orang yang berusia 12 tahun ke atas tetapi belum 18 tahun (Pasal 2). Pengadilan anak menangani perbuatan yang melanggar hukum pidana dan keadaan berisiko tertentu (Pasal 3). Saat anak ditanyai polisi atau diperiksa, wakil sahnya (法定代理人) pada dasarnya harus diberi tahu agar mendampingi (Pasal 3-1). Pemeriksaan pendahuluan dan sidang tertutup untuk umum, tetapi pengadilan boleh mengizinkan kerabat dan orang tertentu hadir (Pasal 34). Dalam sidang, wakil sah dan pendamping anak (輔佐人) harus diberi kesempatan menyampaikan pendapat, dan orang tua boleh memilih pendamping untuk anak kapan saja (Pasal 31, 32, dan 36). Jika syarat tertentu terpenuhi, pengadilan anak melimpahkan perkara ke jaksa untuk diproses secara pidana (Pasal 27); jika anak dikenai tindakan perlindungan, jenisnya diatur Pasal 42. Halaman ini penjelasan umum dan tidak meramalkan hasil perkara.

Siapa yang disebut anak (少年), dan apa itu perkara anak?

Menurut Pasal 2, anak adalah orang yang berusia 12 tahun ke atas tetapi belum 18 tahun. Yang dihitung adalah usia saat perbuatan terjadi, jadi pastikan dulu usia anak Anda pada waktu itu.

Ada dua jenis perkara yang ditangani pengadilan anak. Pertama, anak melakukan perbuatan yang melanggar hukum pidana. Kedua, anak berada dalam keadaan berisiko tertentu dan perlu dilindungi agar bisa tumbuh dengan baik, misalnya sering membawa senjata berbahaya tanpa alasan sah, memakai narkoba atau zat halusinogen tetapi belum melanggar hukum pidana, atau melakukan persiapan atau percobaan kejahatan yang menurut hukum tidak dipidana (Pasal 3). Perlu tidaknya perlindungan itu dinilai dari semua keadaan anak: kepribadian dan lingkungan tumbuhnya, teman bergaul, kelompok yang diikuti, tempat yang sering didatangi, pola hidup sehari-hari, fungsi keluarga, serta sekolah atau pekerjaannya (ayat (2) pasal itu).

本法稱少年者,謂十二歲以上十八歲未滿之人。(少年事件處理法第2條)

Ringkasan tidak resmi: Menurut Pasal 2 Undang-Undang Penanganan Perkara Anak, anak adalah orang yang berusia 12 tahun ke atas tetapi belum 18 tahun.

Jika polisi atau sekolah mengetahui perbuatan anak, apa yang terjadi? Apakah orang tua diberi tahu?

Siapa pun yang mengetahui anak melakukan perbuatan yang melanggar hukum pidana boleh melaporkannya ke pengadilan anak yang berwenang (Pasal 17). Polisi, jaksa, atau pengadilan yang mengetahuinya saat bertugas wajib melimpahkan perkara ke pengadilan anak tersebut. Jika yang mereka ketahui adalah keadaan berisiko tadi, mereka boleh memberi tahu komite pembinaan anak (少年輔導委員會) di tempat tinggal anak (Pasal 18).

Saat anak ditanyai atau diperiksa, wakil sahnya (法定代理人), orang yang sekarang mengasuhnya, atau orang lain yang sesuai harus diberi tahu agar mendampingi. Pengecualiannya: orang itu sudah diberi tahu dengan sah tetapi tidak datang tanpa alasan, atau keadaannya mendesak (Pasal 3-1). Saat polisi menanyai anak, membawanya untuk diperiksa (同行), membawanya langsung tanpa panggilan lebih dulu (逕行同行), menangkapnya, atau menerima penyerahannya, polisi juga harus segera memberi tahu anak dan wakil sah atau pengasuhnya: fakta dan pasal yang disangkakan, hak untuk diam, hak memilih pendamping, dan hak meminta agar bukti yang menguntungkan diperiksa (Pasal 3-2 dan 18-1 ayat (4)).

Apakah pemeriksaan dan sidang perkara anak terbuka untuk umum?

Tidak. Pemeriksaan pendahuluan (調查) dan sidang pada dasarnya tertutup. Namun, pengadilan anak boleh mengizinkan kerabat anak, guru di sekolahnya, orang yang bekerja di bidang perlindungan anak, atau orang lain yang dinilai sesuai untuk hadir, dan bila perlu mendengar pendapat mereka (Pasal 34). Sidang tertutup bertujuan melindungi privasi dan tumbuh kembang anak, bukan untuk menyingkirkan orang tua atau pendamping dari prosesnya.

調查及審理不公開。但少年法院得許少年之親屬、學校教師、從事少年保護事業之人或其他認為相當之人在場旁聽;必要時得聽取其意見。(少年事件處理法第34條)

Ringkasan tidak resmi: Menurut Pasal 34, pemeriksaan pendahuluan dan sidang tertutup, tetapi pengadilan boleh mengizinkan orang tertentu hadir dan mendengar pendapat mereka.

Orang tua sebagai wakil sah (法定代理人): apa yang bisa dilakukan?

Pengadilan anak menetapkan hari sidang, memanggil anak serta wakil sah atau pengasuhnya, dan memberi tahu pendamping anak (Pasal 32 ayat (1)). Saat anak diperiksa di sidang, pengadilan wajib memberi wakil sah atau pengasuh, serta pendamping, kesempatan menyampaikan pendapat (Pasal 36). Jadi, sebagai wakil sah, orang tua berhak hadir dan berbicara dalam proses ini, bukan sekadar menunggu hasil.

Anak, wakil sah, atau pengasuhnya boleh memilih pendamping (輔佐人) untuk anak kapan saja (Pasal 31 ayat (1)). Jika yang dipilih bukan advokat, perlu persetujuan pengadilan anak (Pasal 31-1). Jika perkaranya tindak pidana dengan ancaman penjara paling singkat tiga tahun dan belum ada pendamping, pengadilan wajib menunjuk orang yang sesuai; untuk perkara lain pun pengadilan wajib menunjuk jika menilainya perlu (Pasal 31 ayat (2)). Terkait pelimpahan antarpengadilan anak, Mahkamah Konstitusi dalam Putusan 115-Hsien-Pan-3 (Maret 2026) menyatakan bahwa larangan mutlak bagi pengadilan penerima untuk melimpahkan lagi bertentangan dengan konstitusi sejauh pelimpahan itu justru lebih melindungi anak. Sampai undang-undang diubah, jika pengadilan penerima menilai pengadilan anak lain yang juga berwenang memang lebih bisa melindungi anak, ia boleh melimpahkan lagi dengan penetapan, dan anak, wakil sah, pengasuh, atau pendampingnya boleh mengajukan keberatan (抗告) atas penetapan itu. Putusan ini menyangkut perkara perlindungan anak, bukan acara pidana. Mahkamah memberi waktu dua tahun sejak putusan diumumkan untuk mengubah undang-undang; perkembangan perubahannya masih perlu dipastikan.

Kapan perkara dilimpahkan ke jaksa?

Setelah pemeriksaan pendahuluan, pengadilan anak wajib melimpahkan perkara dengan penetapan ke jaksa yang berwenang jika anak melakukan tindak pidana dengan ancaman penjara paling singkat lima tahun, atau jika ia sudah berusia 20 tahun setelah perkaranya masuk pengadilan (Pasal 27 ayat (1)). Selain itu, jika tindak pidananya berat dan, setelah menimbang perilaku, kepribadian, dan riwayatnya, pengadilan menilai hukuman pidana lebih tepat, pengadilan juga boleh melimpahkannya ke jaksa (Pasal 27 ayat (2)). Namun, kedua aturan itu tidak berlaku jika saat berbuat anak belum berusia 14 tahun (Pasal 27 ayat (3)).

Tindakan perlindungan apa saja yang bisa dijatuhkan?

Kecuali pengadilan memutuskan tidak melanjutkan ke sidang atau tidak menjatuhkan tindakan perlindungan, pengadilan wajib menjatuhkan salah satu tindakan dalam Pasal 42 ayat (1): teguran, bisa ditambah bimbingan pada hari libur; pengawasan, bisa ditambah kerja sosial; penempatan di lembaga kesejahteraan, lembaga pembinaan, fasilitas medis, program pendidikan transisi, atau tempat lain yang sesuai untuk dibina; atau pendidikan perbaikan di lembaga khusus (感化教育). Jika anak kecanduan narkoba atau zat halusinogen, punya kebiasaan mabuk-mabukan, atau jelas memiliki gangguan fisik atau mental, pengadilan boleh, sebelum atau bersamaan dengan tindakan perlindungan itu, memerintahkan anak menjalani rehabilitasi (禁戒) atau pengobatan di tempat yang sesuai (Pasal 42 ayat (2)).

少年法院審理事件,除為前二條處置者外,應對少年以裁定諭知下列之保護處分:一、訓誡,並得予以假日生活輔導。二、交付保護管束並得命為勞動服務。三、交付安置於適當之福利、教養機構、醫療機構、執行過渡性教育措施或其他適當措施之處所輔導。四、令入感化教育處所施以感化教育。(少年事件處理法第42條第1項)

Ringkasan tidak resmi: Pasal 42 memuat empat jenis tindakan perlindungan: teguran, pengawasan, penempatan di lembaga, dan pendidikan perbaikan (感化教育).

Kapan perlu bantuan advokat?

Jika anak menerima surat dari pengadilan anak, akan menjalani pemeriksaan pendahuluan atau sidang, atau mungkin dilimpahkan ke jaksa, sebaiknya segera pahami prosedurnya dan siapkan keterangan. Sebagai orang tua, Anda sendiri berhak hadir dan menyampaikan pendapat, dan memilih pendamping untuk anak sejak awal membantu Anda mengikuti jalannya perkara. Hasil sidang bergantung pada fakta dan bukti. Halaman ini berisi informasi umum, bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu dan bukan prediksi hasil perkara.

Anak menerima surat dari pengadilan anak, atau Anda perlu memahami prosedurnya dan memilih pendamping? Bicarakan dulu.

Ajukan konsultasi
Sumber: Basis Data Peraturan TaiwanUndang-Undang Penanganan Perkara Anak ↗