🌐 Bahasa Indonesia
繁體中文EnglishBahasa IndonesiaTiếng Việtไทย日本語한국어
Formulir konsultasi online
Beranda / Panduan prosedur / Penahanan dan jaminan

Anggota keluarga dibawa ke sidang penahanan: syarat penahanan, akses berkas, dan jaminan

Kapan seseorang boleh ditahan, apa yang bisa dilakukan penasihat hukum dalam sidang penahanan pada tahap penyidikan, dan bagaimana penangguhan penahanan dengan jaminan berjalan.

Dasar hukum diperiksa 24 September 2026

Pokok penting

Jaksa tidak bisa menahan seseorang sendirian. Penahanan hanya boleh diperintahkan hakim setelah memeriksa tersangka, jika ada dugaan kuat bahwa ia melakukan tindak pidana, ada alasan penahanan menurut undang-undang, dan tanpa penahanan penuntutan, persidangan, atau pelaksanaan putusan jelas akan sulit dilakukan. Dalam sidang penahanan pada tahap penyidikan, pendampingan penasihat hukum wajib; jika belum ada, pengadilan harus menunjuknya. Penasihat hukum boleh memeriksa berkas perkara. Jaminan (具保) adalah salah satu cara agar penahanan ditangguhkan, dan uang jaminan dikembalikan dalam keadaan tertentu.

Mengapa jaksa meminta penahanan?

Hakim hanya dapat memerintahkan penahanan setelah memeriksa tersangka (dalam hukum Taiwan disebut 被告 sejak tahap penyidikan), dan jika ada dugaan kuat bahwa ia melakukan tindak pidana, ada salah satu alasan berikut, serta tanpa penahanan penuntutan, persidangan, atau pelaksanaan putusan jelas akan sulit dilakukan: (1) ia melarikan diri, atau ada fakta yang cukup menunjukkan ia bisa melarikan diri; (2) ada fakta yang cukup menunjukkan ia bisa menghilangkan, memalsukan, atau mengubah bukti, atau bersekongkol dengan sesama pelaku atau saksi; atau (3) tindak pidana yang disangkakan diancam pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara dengan minimum lima tahun atau lebih, dan ada alasan yang patut untuk menduga adanya salah satu risiko tadi (KUHAP Taiwan (刑事訴訟法) Pasal 101 ayat (1)). Disangka melakukan tindak pidana berat saja tidak otomatis memenuhi syarat penahanan; tetap harus ada fakta konkret.

Dalam penyidikan, jika setelah memeriksa tersangka jaksa menilai penahanan perlu, jaksa wajib mengajukan permohonan penahanan beserta berkas perkara ke pengadilan dalam 24 jam sejak tersangka dijemput paksa atau ditangkap (Pasal 93 ayat (2)). Waktu yang terpakai karena hambatan yang diatur dalam Pasal 93-1 tidak dihitung dalam 24 jam itu, tetapi tidak boleh ada penundaan yang tidak perlu. Jika jaksa tidak mengajukan permohonan, tersangka harus segera dilepaskan. Namun, jika ada salah satu alasan dalam Pasal 101 ayat (1) atau Pasal 101-1 ayat (1) tetapi penahanan dinilai tidak perlu, jaksa dapat langsung memerintahkan jaminan, penyerahan kepada penanggung jawab (責付), atau pembatasan tempat tinggal (Pasal 93 ayat (3)).

Apa yang terjadi di sidang penahanan?

Dalam sidang penahanan, hakim memeriksa tersangka untuk menilai apakah dugaan tindak pidana dan alasan penahanan benar-benar ada. Jaksa boleh hadir untuk menjelaskan alasan permohonan penahanan dan mengajukan bukti (Pasal 101 ayat (2)). Fakta, alasan, dan bukti yang menjadi dasar keputusan hakim wajib diberitahukan kepada tersangka dan penasihat hukumnya, serta dicatat dalam berita acara.

Sebelum pemeriksaan, tersangka atau penasihat hukumnya boleh meminta hakim memberi waktu yang cukup untuk menyiapkan pembelaan (Pasal 101 ayat (4)). Dalam praktiknya waktu ini sangat terbatas, jadi menyusun fakta perkara dan memastikan waktu bertemu dengan penasihat hukum sejak awal akan sangat membantu. Mahkamah Konstitusi Taiwan juga menegaskan hak penasihat hukum untuk mempersoalkan penahanan. Menurut Putusan 111-Hsien-Pan-3, penasihat hukum boleh mengajukan keberatan (抗告) atas penetapan (裁定) pengadilan yang memerintahkan atau memperpanjang penahanan demi kepentingan tersangka, kecuali bertentangan dengan kehendak yang dinyatakan tegas oleh tersangka. Menurut Putusan 115-Hsien-Pan-1, untuk keputusan penahanan (處分) yang dibuat oleh hakim ketua, hakim yang ditugaskan, atau hakim yang dimintai bantuan, penasihat hukum juga boleh meminta pengadilan membatalkan atau mengubahnya demi kepentingan tersangka, dengan batasan yang sama. Putusan pertama menyangkut penetapan pengadilan, sedangkan putusan kedua menyangkut keputusan penahanan oleh hakim secara perorangan; keduanya tidak sama, dan setiap perkara tetap dinilai menurut faktanya.

Belum punya advokat pada tahap penyidikan, lalu bagaimana?

Dalam sidang penahanan pada tahap penyidikan, pendampingan penasihat hukum bersifat wajib. Jika tersangka belum memilih penasihat hukum, hakim ketua wajib menunjuk pembela umum atau advokat untuk membelanya (Pasal 31-1 ayat (1)). Artinya, meskipun keluarga belum sempat menunjuk advokat, akan tetap ada pembela dalam sidang tersebut.

偵查中之羈押審查程序未經選任辯護人者,審判長應指定公設辯護人或律師為被告辯護。但等候指定辯護人逾四小時未到場,經被告主動請求訊問者,不在此限。(刑事訴訟法第31條之1第1項)

Ringkasan tidak resmi: Pasal 31-1 ayat (1): jika dalam sidang penahanan pada tahap penyidikan belum ada penasihat hukum pilihan, hakim ketua menunjuk pembela umum atau advokat. Pengecualiannya, jika penasihat hukum yang ditunjuk belum datang setelah ditunggu lebih dari empat jam dan tersangka sendiri meminta agar pemeriksaan dimulai.

Bolehkah penasihat hukum melihat berkas perkara?

Boleh. Dalam sidang penahanan pada tahap penyidikan, penasihat hukum boleh memeriksa berkas dan barang bukti, serta menyalin atau memotretnya, kecuali undang-undang menentukan lain (Pasal 33-1 ayat (1)). Materi yang dipegang atau diketahuinya tidak boleh diumumkan, dibocorkan, atau dipakai untuk tujuan yang tidak patut (Pasal 33-1 ayat (2)). Jika tersangka tidak punya penasihat hukum, pengadilan wajib memberi tahu isi berkas dan bukti kepadanya dengan cara yang sesuai (Pasal 33-1 ayat (3)).

Apa itu jaminan, dan bagaimana jumlahnya ditentukan?

Jika pengadilan mengabulkan permohonan penangguhan penahanan, pengadilan memerintahkan penyerahan surat jaminan dan menetapkan jumlah uang jaminan yang sesuai. Surat jaminan hanya boleh diberikan oleh orang yang cukup mampu dan berdomisili di wilayah pengadilan itu; jika pemohon bersedia menyetor uang jaminan, atau pengadilan mengizinkan pihak ketiga menyetorkannya, surat jaminan tidak diperlukan (Pasal 111). Tersangka, orang yang berhak menjadi pendampingnya, atau penasihat hukum dapat kapan saja mengajukan penangguhan penahanan dengan jaminan ke pengadilan, dan dalam penyidikan jaksa juga dapat memintanya (Pasal 110 ayat (1)–(2)).

Pengadilan tidak boleh menolak permohonan penangguhan dengan jaminan dari tersangka yang ditahan dalam tiga keadaan: tindak pidananya diancam penjara paling lama tiga tahun, kurungan, atau hanya denda (kecuali ia residivis, terbiasa melakukan tindak pidana, melakukan tindak pidana lagi saat bebas bersyarat, atau ditahan berdasarkan Pasal 101-1 ayat (1)); ia hamil lima bulan atau lebih, atau belum dua bulan setelah melahirkan; atau ia sedang sakit dan sulit sembuh tanpa dirawat di luar tahanan (Pasal 114). Setelah memeriksa tersangka, hakim yang menilai ada alasan penahanan tetapi penahanan tidak perlu dapat langsung memerintahkan jaminan, penyerahan kepada penanggung jawab, atau pembatasan tempat tinggal. Jika tersangka berada dalam salah satu dari tiga keadaan tadi, ia tidak boleh ditahan kecuali jaminan, penyerahan kepada penanggung jawab, atau pembatasan tempat tinggal memang tidak mungkin dilakukan (Pasal 101-2).

Apakah uang jaminan pasti dikembalikan?

Kewajiban penjamin berakhir dan uang jaminan yang belum dirampas wajib dikembalikan jika penahanan dicabut, penahanan dijalankan kembali, perkara diputus tidak dituntut, putusan bersalah berkekuatan tetap dan terpidana mulai menjalani penjara, atau penahanan berakhir karena putusan pengadilan (Pasal 119 ayat (1) dan (3)). Tersangka, serta pihak ketiga yang memberi surat jaminan atau menyetor uang jaminan, juga dapat meminta jaminan dicabut, dan pengadilan atau jaksa dapat mengizinkannya (Pasal 119 ayat (2)).

Namun, jika tersangka yang dijamin melarikan diri, pengadilan memerintahkan penjamin membayar jumlah jaminan yang ditetapkan lalu merampasnya; uang jaminan yang sudah disetor langsung dirampas (Pasal 118 ayat (1)). Jadi, uang jaminan bukan sekadar uang titipan, melainkan jaminan bahwa tersangka mematuhi syarat penangguhan dan datang setiap kali dipanggil.

Apa akibatnya jika syarat jaminan dilanggar?

Setelah penahanan ditangguhkan, pengadilan dapat memerintahkan tersangka ditahan kembali jika ia tidak datang tanpa alasan yang sah padahal sudah dipanggil secara sah, melanggar pembatasan tempat tinggal, muncul alasan penahanan baru dalam perkara itu, atau melanggar perintah lain dari pengadilan. Hal yang sama berlaku bagi tersangka yang ditahan karena ancaman pidana berat (alasan ketiga di atas) lalu dilepas karena sakit, jika alasan sakit itu sudah hilang dan penahanan masih perlu (Pasal 117 ayat (1)). Pada tahap penyidikan, jaksa yang mengajukan permohonan penahanan kembali ke pengadilan.

Kapan keluarga perlu berkonsultasi dengan advokat?

Sidang penahanan berlangsung sangat cepat. Sebaiknya segera berkonsultasi jika Anda perlu menyiapkan pembelaan sebelum pemeriksaan, menilai apakah permohonan jaminan mungkin berhasil, atau memahami bagaimana isi berkas perkara memengaruhi strategi pembelaan. Halaman ini berisi informasi umum, bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu.

Anggota keluarga Anda dimintakan penahanan, dan perlu menyiapkan pembelaan atau menilai jaminan?

Ajukan konsultasi
Sumber: Basis Data Peraturan TaiwanKUHAP Taiwan ↗