KUHP Taiwan (中華民國刑法) mengenal dua bentuk utama tindak pidana pengancaman. Pertama, pengancaman yang membahayakan keselamatan (Pasal 305): mengancam akan mencelakai nyawa, tubuh, kebebasan, nama baik, atau harta seseorang sehingga keselamatannya terancam. Kedua, pemerasan dengan ancaman (Pasal 346): pelaku harus berniat memiliki sesuatu secara melawan hukum, dan tindak pidananya baru selesai jika korban menyerahkan barang atau pelaku mendapat keuntungan harta secara melawan hukum; percobaannya pun dipidana. Keduanya bukan delik aduan, jadi jaksa pada dasarnya bisa menyidik dan menuntut tanpa pengaduan korban. Apakah ucapan emosional di tempat kerja termasuk pengancaman tetap bergantung pada isi ucapan dan keadaannya. Nama tindak pidana ini mirip dengan yang dikenal di Indonesia, tetapi unsurnya di Taiwan tidak sama. Halaman ini hanya penjelasan umum.
Apa itu pengancaman yang membahayakan keselamatan?
Menurut Pasal 305 KUHP Taiwan, orang yang mengancam akan mencelakai nyawa, tubuh, kebebasan, nama baik, atau harta orang lain sehingga keselamatan orang itu terancam dapat dipidana penjara paling lama dua tahun, kurungan, atau denda paling banyak NT$9.000. Ancamannya harus menyangkut salah satu hal tersebut, dan “keselamatan terancam” adalah unsur tersendiri. Kata-kata yang sekadar tidak enak didengar belum tentu memenuhi tindak pidana ini.
Pasal 305 tidak mengatur pidana untuk percobaan. Terpenuhi atau tidaknya semua unsur harus diperiksa satu per satu dari isi ucapan, situasinya, dan fakta objektif dalam setiap perkara.
以加害生命、身體、自由、名譽、財產之事恐嚇他人,致生危害於安全者,處二年以下有期徒刑、拘役或九千元以下罰金。(刑法第305條)
Ringkasan tidak resmi: Pasal 305 menghukum ancaman untuk mencelakai nyawa, tubuh, kebebasan, nama baik, atau harta yang membuat keselamatan orang lain terancam.
Apa itu pemerasan dengan ancaman, dan apa bedanya dengan pengancaman yang membahayakan keselamatan?
Pasal 346 ayat (1) menghukum orang yang, dengan niat memiliki secara melawan hukum untuk dirinya atau orang lain, memakai ancaman agar seseorang menyerahkan barang miliknya atau milik orang lain. Ancamannya penjara enam bulan sampai lima tahun, dan dapat ditambah denda paling banyak NT$30.000. Pasal 346 ayat (2) memberlakukan hal yang sama jika dengan cara itu pelaku mendapat keuntungan harta secara melawan hukum untuk dirinya atau orang lain.
Bedanya: pengancaman menurut Pasal 305 melindungi rasa aman seseorang dari ketakutan, dan tidak mensyaratkan penyerahan barang. Pemerasan menurut Pasal 346 mensyaratkan niat memiliki secara melawan hukum, dan baru selesai jika korban menyerahkan barang atau pelaku mendapat keuntungan harta secara melawan hukum; percobaannya pun dipidana. Pemerasan termasuk tindak pidana terhadap harta, dan ancaman pidananya lebih berat.
意圖為自己或第三人不法之所有,以恐嚇使人將本人或第三人之物交付者,處六月以上五年以下有期徒刑,得併科三萬元以下罰金。以前項方法得財產上不法之利益或使第三人得之者,亦同。(刑法第346條第1項、第2項)
Ringkasan tidak resmi: Pasal 346 menghukum orang yang, dengan niat memiliki secara melawan hukum, memperoleh barang atau keuntungan harta lewat ancaman; ancaman pidana dalam kedua ayat pertama adalah penjara enam bulan sampai lima tahun.
Pemerasan yang gagal, apakah tetap bisa dipidana?
Ya. Pasal 346 ayat (3) menyatakan bahwa percobaan atas perbuatan dalam dua ayat sebelumnya dipidana. Jadi, orang yang sudah mulai memeras tetapi tidak berhasil mendapat barang atau keuntungan tetap bisa dituntut atas percobaan pemerasan.
Pasal 305 tidak memuat ketentuan pidana untuk percobaan pengancaman yang membahayakan keselamatan.
Apakah korban harus mengadu dulu agar jaksa mau memproses perkara?
Tidak. Dalam bab tentang kejahatan terhadap kemerdekaan, tempat Pasal 305 berada, Pasal 308 hanya menjadikan Pasal 298 (membawa lari perempuan secara paksa atau dengan tipu daya, 略誘罪) dan Pasal 306 (memasuki rumah tanpa izin, 侵入住宅罪) sebagai delik aduan. Bab tentang pengancaman dan penculikan untuk tebusan, tempat Pasal 346 berada, tidak memuat ketentuan delik aduan sama sekali. Jadi, kedua tindak pidana ini bukan delik aduan: jaksa bisa menyidik dan menuntut tanpa pengaduan korban.
Ini berbeda dengan penganiayaan biasa (Pasal 277 ayat (1)), yang menurut Pasal 287 pada umumnya delik aduan, kecuali dilakukan pegawai negeri saat menjalankan tugas. Untuk delik aduan, Pasal 237 KUHAP Taiwan (刑事訴訟法) menetapkan bahwa pengaduan harus diajukan dalam enam bulan sejak korban mengetahui siapa pelakunya. Karena pengancaman bukan delik aduan, tenggat enam bulan itu tidak berlaku untuk Pasal 305 dan 346. Namun, masa daluwarsa penuntutan menurut Pasal 80 KUHP Taiwan tetap berlaku.
Kapan ucapan dalam konflik kerja bisa dianggap pengancaman?
Ucapan emosional dari atasan atau rekan kerja tidak otomatis menjadi pengancaman. Yang dinilai adalah apakah ucapan itu secara konkret menyebut akan mencelakai nyawa, tubuh, kebebasan, nama baik, atau harta dan membuat keselamatan terancam, atau apakah ada unsur pemerasan (niat memiliki secara melawan hukum dan penyerahan barang). Nada yang keras atau kata-kata yang tidak menyenangkan saja tidak cukup.
Jika konflik terjadi di tempat kerja dan menyangkut penilaian kerja oleh atasan atau pola hubungan kerja secara keseluruhan, baca juga bagian khusus perundungan di tempat kerja dan Apakah perundungan di tempat kerja bisa menjadi perkara pidana? Halaman ini hanya membahas unsur tindak pidana pengancaman.
Apa bedanya pengancaman dengan penghinaan di muka umum dan pencemaran nama baik?
Pengancaman berfokus pada rasa takut dan keselamatan yang terancam, atau pada barang yang didapat lewat ancaman; yang dilindungi adalah rasa aman pribadi dan harta. Penghinaan di muka umum dan pencemaran nama baik berfokus pada rusaknya nama baik seseorang di masyarakat. Unsurnya berbeda, tetapi dalam praktik satu peristiwa bisa sekaligus menyangkut keduanya.
Tindak pidana dalam bab tentang kejahatan terhadap nama baik adalah delik aduan menurut Pasal 314, sehingga berlaku tenggat pengaduan enam bulan dalam Pasal 237 KUHAP Taiwan. Pengancaman, seperti dijelaskan di atas, bukan delik aduan. Aturan tentang nama baik dijelaskan di Penghinaan di muka umum dan pencemaran nama baik: delik aduan, tenggat pengaduan, dan batas kebebasan berpendapat.
Kapan bantuan hukum mungkin diperlukan?
Jika Anda diancam akan dicelakai secara konkret, diminta menyerahkan uang atau barang, atau ragu apakah suatu percakapan atau pesan sudah termasuk pengancaman, sebaiknya segera berkonsultasi. Simpan percakapan dan catat kronologi kejadiannya sebagai bahan penilaian.
Halaman ini berisi informasi umum, bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu.
